About Folksy Team: Good Work, Good Team!

3:41 PM

Good work, good team!
Semboyan ini ada benarnya juga, aku sekarang merasakan sendiri. Folksy awalnya diurus oleh aku sendiri, as a single fighter. Ya, percaya atau tidak, dari mulai mikirin ide tiap edisi, cari artikel, ide foto, layout, konsep, cetak, marketing, menjual majalah, kontak makers dan sponsor, meeting, dan masih banyak lagi. Tidak jarang banyak orang yang nyeletuk kasi sebutan aku orang yang sok sibuk, gimana nggak sibuk kalau diurus sendiri ya khan?

Susah cari orang yang bisa cocok untuk dijadikan tim Folksy, karena saat itu memang aku juga bingung untuk kasi kerjaan apa untuk orang yang mau kerja di Folksy, aku merasa bisa menghandle semua hal, dan cenderung agak kuatir jika dihandle orang lain hasilnya akan tidak maksimal (hal seperti itu seharusnya aku hindari ya, aku harus bisa menaruh kepercayaan dan tanggung jawab pada orang lain).

Seiring berjalannya waktu, dimana kegiatan semakin banyak aku terpaksa membuka lowongan magang, meskipun masih belum tau mau aku kasih kerjaan apa, toh nanti bakal terlihat apa yang aku butuhkan pikirku. Dan lagi-lagi it's a bad decision, karena orang yang apply juga jadi bingung kerjaannya apa, nggak jelas, alhasil banyak juga yang nggak jadi anak magangku. Sampai suatu saat aku melihat beberapa orang yang punya potensi untuk aku simpan dan tawarin sebagai tim, dan mereka baru secara resmi aku tawari, di majalah Folksy edisi 8 (lama bangeeeet!! iya memang, prosesnya lama).

Sekarang Folksy sudah ada 8 orang tim, dan 6 orang kontributor tetap. Kerjaan jadi enteng dong? ada iyanya danada nggaknya. Iyanya memang sekarang sudah ada divisi sendiri-sendiri yang pegang, aku sudah tidak perlu turun lapangan seperti dulu jadi waktuku hanya buat mikirin ide setiap edisinya. Aku menjadi lebih legowo melepas beberapa kegiatanku seperti handle workshop, meeting dengan klien, branding media sosialnya Folksy, sampai banyaknya ideku yang harus aku redam untuk menggunakan ide yang ternyata ada beberapa yang lebih keren hasil dari tim. Pikiran dan badan jadi lebih enak enteng karena aku punya waktu untuk melakukan hal yang lain.

Nggaknya ya jujur aja makin lama waktu yang aku butuhkan untuk selesaiin 1 edisi karena dulu waktu aku kerjakan sendiri, semuanya aku kerjakan secara disiplin dan tepat waktu, bahkan sebelum deadline sudah selesai. Sekarang memang agak lamban meskipun sudah aku kasih deadline belum tentu semua bisa pas waktunya, mungkin ini juga yang diakibatkan dari "status magang" timku ya, tidak adanya gaji tetap, aku nggak bisa "ngikat" mereka untuk selesaikan tanggung jawabnya (pembelajaran berharga buat aku). Tetapi semuanya sudah akan terkendali, aku sudah mulai memikirkan dan menyiapkan untuk fee tim, dan itu juga sebagai langkah awal menjadi profesional.

Puas dengan tim sekarang? Yup, sudah lumayan untuk mengisi hal-hal yang aku belum bisa kerjakan sendiri, meskipun aku masih membutuhkan 4 orang lagi untuk admin, video maker, fotografer dan marketing (apa kalian tertarik? kalau mau kontak aku ya). Mencari seseorang yang cocok baik passion maupun spiritnya dengan majalah folksy tuh susah. Folksy adalah majalah independen yang berbeda dengan majalah lainnya, aku butuh orang-orang kreatif yang selalu memiliki ide gila yang tidak pernah habis. Ada orang datang dan pergi, yang bertahan pun juga ada, dan yang ada sekarang adalah orang-orang dengan kesukaan yang sama, semuanya punya ide gila, karakter orang yang hampir sama! wow seperti terseleksi secara alami.Aku percaya jika kita tetap bertahan dalam proses maka hasil dari seleksi proses tersebut pasti sesuai dengan keinginan kita. Nah sekarang susahnya untuk mencari orang yang bisa mengimbangi timku yang sekarang. Tetapi aku tetap yakin pasti aku akan mendapatkan tim yang bagus pada waktunya.

Aku juga orang yang tipikalnya selalu membebaskan tim menyampaikan dan mengerjakan idenya sendiri, aku bukan chief yang ditaktor, semua tim yang menyampaikan idenya selalu aku balas dengan "oke, dicoba saja", mungkin ada yang geregetan ya kok aku nurut sekali dan langsung mengiyakan, bukan begitu sih, itu karena biar mereka percaya diri dengan dirinya sendiri. Aku tetap mengawasi dan memberi bantuan. Kalau memang jika eksekusinya kurang oke aku selalu bilang dan kasi tambahan ide. Jadi karakter orang yang tidak pernah punya ide dan selalu tanya ke aku pasti aku nggak terlalu sreg. Bekerja di dunia kreatif, ide harus selalu ada karena memang bukannya selama ini folksy jualan ide yang dikumpulkan menjadi majalah? Aku mau orang-orang di timku belajar untuk selalu kreatif dan percaya pada dirinya sendiri. Ada beberapa orang yang akhirnya bisa berkembang dengan cara kerjaku, ada juga yang tidak. Semuanya balik lagi ke karakter orang-orangnya juga sih.

Good work, good team. Apa sudah merasa memiliki good team? bagaimana dengan kalian sebagai pembaca folksy? apakah selama ini puas dengan pelayanan kami? majalah kami? menikmati media sosial kami? merasa terinspirasi dengan ide kami? kalau kalian sudah merasakan itu semua berarti aku sudah memiliki good team :)

Behind the scene photos:




You Might Also Like

0 comments

FOLLOW GOOGLE+

INSTAGRAM: @luciaberta_