Tutorial Bikin Ecoprint Dengan Teknik Pounding

by - 12:46 PM

DIY tutorial kali ini aku ingin mengajak kalian semua untuk berkenalan dengan ecoprint. Apakah itu ecoprint? Kata eco berasal dari kata ekosistem (alam), sedangkan print adalah pengertian dari mencetak, jadi ecoprint bisa diartikan sebagai teknik memberi pola atau mencetak pada bahan atau kain menggunakan bahan alami (daun, bunga, batang, kulit, dll). Teknik ecoprint sendiri yang aku tahu ada 3 cara yaitu dengan cara dikukus (steam), dipukul (pounding), dan fermentasi. Kali ini aku memilih untuk membuat tutorial bikin ecoprint dengan teknik pounding karena aku baru saja dapat palu khusus ecoprint yang nyaman dipakai dan ringan. Biasanya orang-orang menggunakan palu yang kepalanya dari besi yang berat. Kalau berat tentu kita akan lebih cepat capek ketika memukul. 

tutorial-ecoprint-pounding-steam


Ecoprint adalah hal yang masih baru bagiku jadi aku juga masih bereksperimen dengan penggunaan alat dan bahannya. Kadang aku berhasil membuatnya dan kadang gagal. Kebetulan dalam video yang aku bikin, hasil akhirnya agak gagal karena tidak sesuai dengan yang aku inginkan, tetapi nggak papa video tetap berjalan alias the show must go on. Toh aku jadi ngerti apa saja yang bisa diperbaiki nanti waktu bikin lagi. Kalian penasaran dengan tutorialnya? Yuk kita tonton video berikut!



Alat dan bahan yang dibutuhkan:
- palu khusus ecoprint (kalian bisa beli online di instagram @sanggarwanimigunani untuk palu yang seperti punyaku)
- kain blacu yang sudah dimordan
- plastik bungkus yang lumayan tebal
- bunga dan daun, aku pakai bunga yang ada di kebunku saja, yaitu marigold dan bunga kenikir
- air tawas (ini tidak ada di video karena aku nggak pakai, tawas yang dicairkan dengan air untuk fiksasi/mengunci hasil pounding agar awet)

Aku juga sempat mencoba ecoprint di kertas. Kok bisa di kertas juga? Bisa dong! Kita bisa membuatnya di kain, kertas, dan kulit. Khusus untuk kertas, bahan kertas yang mudah menyerap lebih bagus. Aku menggunakan daun dan bunga dari bunga telang yang ada di kebunku juga. 

tutorial-ecoprint-pounding

Cantik ya hasilnya? Secara personal aku lebih suka dan memilih ecoprint di kertas. Aku menggunakan kertas khusus watercolor (untuk bunga telangnya) dan kertas hvs (untuk daun bunga telang) di foto di atas. Bisa dilihat kan perbedaan hasilnya. Lalu bagaimana dengan ecoprint di kulit hewan? Aku pernah bikin juga bersama teman-teman di Sanggar Wani Migunani dengan menggunakan teknik steam (kukus). Berikut foto bikin ecoprint di kulit domba yang pernah aku ikuti.

tutorial-ecoprint-pounding-steam

tutorial-ecoprint-pounding-steam

tutorial-ecoprint-pounding-steam



Kamu tertarik mau coba? 



Cheers,
Lucia Berta

You May Also Like

0 comments