Kalau kalian sudah membaca artikelku sebelumnya yang berjudul "Selling Digital Product: Ide Produk Digital yang Bisa Menghasilkan Passive Income" (bisa baca disini selengkapnya), aku sudah sempat berjanji untuk memberikan tips dan trik tentang apa lagi yang harus dilakukan untuk mulai membuat produk digital. Awalnya bingung mau menulis darimana karena sewaktu aku googling, ternyata sudah ada banyak sekali blog yang sudah membahasnya, yaitu peralatan dan aplikasi yang digunakan untuk membuat produk digital. Pas banget memang aku mau membahas peralatan dan aplikasi yang harus disiapkan pada bagian 2 ini. Sempat kepikiran untuk tidak meneruskan artikelnya tetapi aku merasa perlu untuk ulas juga, bedanya kali ini akan berbagi sesuai dengan pengalaman dan sudut pandangku ya. So, here it is, pengalamanku dalam mempersiapkan peralatan dan aplikasi yang perlu disiapkan untuk membuat produk digital. Disclaimer: aku tidak terlalu ahli menggambar dan mendesain, jadi tips ini bisa banget untuk kamu yang juga sama seperti aku dan punya semangat untuk memaksimalkan semua yang kita punya ;p
Peralatan yang dibutuhkan
Tentu saja kalau mau bikin dokumen digital (printable) kita perlu komputer atau laptop, dan wacom atau tablet untuk menggambar. Nah, kalau belum punya wacom atau tablet, nggak usah beli dulu. Kamu harus tahu apakah dengan membeli tablet atau wacom akan worthy atau nggak (kalau kamu memang benar-benar nggak bisa gambar tetapi maksa :( ). Jangan sampai malah sia-sia nggak pernah dipakai karena kamu menyerah nggak bisa menggambar. Jujur itu yang sempat kualami haha, nggak sampai tablet sih tapi aku beli stylus yang bisa kupakai untuk menggambar di smartphone-ku. Stylus itu akhirnya jarang terpakai karena ternyata aku hanya bisa menggambar itu-itu saja, nggak ada perkembangan. Awalnya menggebu mau bikin ilustrasi yang nantinya akan kujadikan art print atau wall art, tetapi nggak jadi. Nggak putus asa sampai sini, aku searching produk digital lain yang bisa kubikin tanpa menggambar, aku pun menemukan notepad, paper template, dan planner. Ketiga produk itu ternyata juga oke banget peminatnya, yang jualan juga banyak. Senangnya lagi, aku hanya membuatnya menggunakan Microsoft Office (ms publisher, ms word, dan ms power point)! Irit banget bukan?
Tips 1 peralatan yang dibutuhkan: pastikan dulu apa produk yang mau kamu bikin, searching di beberapa marketplace atau tanya dengan teman atau kenalan yang kebetulan juga berjualan produk digital, baru peralatan pendukung itu bisa kamu beli. Kalau masih bisa mengakali atau memaksimalkan apa yang kita punya, itu akan lebih baik.
Aplikasi yang dibutuhkan
Kalau kamu ilustrator atau bisa gambar, selanjutnya kamu akan butuh aplikasi buat menggambar, edit dan lain-lain. Aplikasi yang paling sering digunakan adalah menggunakan corel, procreate, ibispaint, medibang, picsart, dan masih banyak lagi. Bisa juga photoshop jika kamu mau jualan produk digital dengan foto hasil jepretanmu sendiri. Beberapa aplikasi desain yang populer dan gratis juga sudah ada banyak yang bisa dipakai untuk kamu yang sama sekali nggak ngerti desain, yaitu salah satunya Canva. Canva sangat mempermudah hidup kita dalam membuat semua hal yang berbau produk digital karena template-nya lengkap banget, apa aja ada mulai dari kartu nama, feeds instagram, logo, hingga resume (CV). Nah, kalau kamu seperti aku mau bikin paper template dan planner, kamu bisa pakai Microsoft Office yang sudah tersedia di laptop atau komputer.
Tips 2 aplikasi yang dibutuhkan: coba pakai semua aplikasi desain gratis biar kamu tahu mana aplikasi yang lebih mudah dan nyaman untuk membuat produkmu.
Ukuran produk yang dibikin
Ukuran sangat penting dalam pembuatan produk digital terutama printable ya, karena salah ukuran maka berujung fatal (ngeblur, atau terlalu besar jadinya nggak bisa diupload). Setelah kamu tahu mau bikin apa, coba juga cari tahu biasanya yang jual produk sama dengan punyamu kebanyakan menggunakan ukuran berapa. Biasanya tidak ada standard khusus tetapi suka-suka penjualnya saja yang ingin memberikan banyak varian ukuran. Misalnya jika kamu mau bikin wall art/wall print, rata-rata ukuran yang diperlukan dari yang kecil A6, A5, A4, sampai A3 (ukuran Internasional ya), tetapi ada juga yang memberikan ukuran lain. Hal itu nggak masalah kalau kamu juga bisa ikut sediakan, ya sediakan saja, asal dalam deskripsi ukuran produkmu jelas agar pembeli tidak salah mengeprint dan tidak ngeblur hasilnya.
Tips 3 ukuran produk yang dibikin: banyak lihat deskripsi produknya kompetitor biar ngerti ukuran yang dibutuhkan atau yang paling dicari.
Payment method/ metode pembayaran
Metode pembayaran ini yang akan berkaitan dengan marketplace yang kamu pilih untuk menjual produkmu, karena setiap marketplace memiliki ketentuannya sendiri-sendiri. Contohnya yang aku tahu dari pengalamanku berjualan di Teespring dan Etsy (Etsy itu apa dan enak tidak jualan di Etsy, bisa baca artikelku yang membahas tentang berjualan di Etsy disini). Pembayaran di Teespring ada 2 metode yaitu menggunakan Paypal dan Payoneer, karena aku sudah nggak mau pakai Paypal jadi saat itu aku harus bikin Payoneer. Mirip dengan Paypal sih tetapi uang adminnya lebih sedikit daripada Paypal :p Oya FYI, Paypal dan Payoneer adalah rekening virtual yang menyediakan jasa transfer dan pembayaran secara online. Nanti sistemnya jika ada uang penjualan akan diberikan oleh pihak marketplace ke paypal atau payoneer kamu, nah dari paypal itu baru akan ditransferkan lagi ke rekening bank yang kamu punya. Biasanya ada syarat tertentu, salah satunya biaya admin, jadi uang yang bisa kamu dapatkan akan dikurangi beberapa persen untuk biaya gitu. Belum lagi akan lama cair ke rekening bank kamu karena harus dalam jumlah tertentu (ada minimalnya, cmiiw). Lalu untuk Etsy, mereka menggunakan Paypal dan kartu kredit. Nah aku nggak punya kartu kredit jadi aku pakai Jenius sebagai gantinya dan bisa kok. Kalau pakai Jenius, si pihak marketplace akan langsung transfer ke rekening Jenius kamu dan dari pihak Jeniusnya nggak ada potong uang admin. Bisa langsung dicairkan uangnya sama seperti kalau kamu transfer ke antar bank. Lebih ringkas daripada pakai Paypal atau Payoneer.
Tips 4 payment method: pelajari dengan benar metode pembayaran yang kamu pilih ya, apakah mau pakai Paypal, Payoneer, Jenius, atau rekening virtual lainnya, dan pelajari plus minusnya. Usahakan juga jika mengisi data penting untuk kepentingan ini jangan menggunakan data palsu.
Memilih marketplace yang cocok dengan produkmu
Sudah jadi produknya, sekarang jualannya dimana? Bisa jualan di website sendiri tetapi jangan lakukan kalau kamu belum punya banyak pelanggan loyal ya karena akan berat di ongkos websitenya. Hal yang paling mudah dan murah yang bisa kamu lakukan adalah berjualan di marketplace yang bisa menjual produk digital. Marketplace yang akan kusebutkan ini memang dari luar negeri karena di Indonesia aku belum menemukan yang bisa menjual produk digital, eh ada sih, Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak, tapi belum terlalu heboh jualan disitu. Apalagi konsumen orang Indonesia sepertinya juga belum bisa menerima pembelian produk digital (printables). Ada banyak marketplace tetapi kamu juga harus memilih mana yang cocok dengan jualanmu karena pasarnya berbeda. Berikut beberapa marketplace yang bisa kamu pilih diantara sekian banyak yang tidak tersebut disini:
Produk yang banyak dijual disini adalah font, instagram templates, product mockup, vector graphic, dan masih banyak lagi.
Kalau kamu suka membuat gambar berpola (pattern) disinilah tempat yang cocok. Kamu bisa jual desainmu untuk nanti dibikin menjadi kain, wallpaper, sarung bantal dan lain-lain oleh pihak Spoonflower. Kamu tidak perlu membuatnya menjadi kain atau produk fisik lainnya tetapi hanya menjual desainmu saja.
Teespring, Redbubble, Teepublic, dll
Semua yang kusebut hampir sama yaitu situs Print-On-Demand yang sistem kerjanya kamu bikin desain entah gambar atau tulisan lalu memilih untuk diaplikasikan di banyak benda yaitu jaket, kaos, wall art, dll. Lalu nanti kamu akan disuruh mendisplay produk yang sudah kamu bikin di tokomu sendiri. Setiap ada pembeli yang membeli produk dari tokomu maka otomatis pihak situs tersebut akan membuatkannya untukmu dan langsung mengirimkannya pada pembeli. Kamu nggak perlu susah produksi dan mengirimkannya karena semua sudah ditangani pihak situs tersebut. Kamu akan mendapatkan uang dari hasil penjualan yang sudah dikurangi biaya penanganan oleh situs tersebut. Aku pernah membuat toko di Teespring tetapi tidak laris terjual karena aku tidak tahu pasarnya siapa, dan Teespring juga tidak membantu untuk memberikan traffic pengunjung alias kita sendiri yang harus cari traffic dan pembeli.
Adalah marketplace andalan para maker, crafter, dan desainer. Varian penjualan banyak, ada penjualan produk fisik dan digital, komplit banget. Pasarnya pun lebih beragam dari orang muda sampai nenek-nenek. Etsy juga memiliki komunitas untuk para penjual di Etsy sehingga kamu bisa bertukar info atau bertanya seputar tips pengalaman berjualan dengan sesama penjual. Setelah mencoba banyak marketplace aku lebih cocok untuk berjualan di Etsy, dan sekarang sudah punya 2 toko (FYI, kamu bisa bikin lebih dari 2 toko di Etsy menggunakan sistem pembayaran (rekening bank) yang sama). Kamu bisa baca pengalamanku berjualan di Etsy di artikel ini.
Masih banyak lagi marketplace yang bisa kamu coba dan searching yang belum aku sebutkan disini. Intinya kamu jangan takut untuk mencari tahu dan mencoba semuanya agar tahu mana yang lebih cocok dan nyaman untuk kamu gunakan.
Tips 5 memilih marketplace yang cocok: pelajari semua ketentuan setiap marketplace karena ada hal-hal tentang pembayaran yang berbeda, tentang produk yang boleh dijual, dll. Lihat dan pelajari kompetitor yang menjual produk setipe (cek toko sebelah). Perbedaan plus minus marketplace banyak diulas di Youtube oleh orang-orang yang menjadi sellernya jadi jika masih ragu bisa cek dulu.
Hal-hal yang penting sudah aku bagikan semua, saatnya mulai bikin produk dan berjualan! Kalau ada yang masih ingin ditanyakan seputar berjualan produk digital jangan segan untuk menulis di kolom komentar ya. Selamat mencoba!
Cheers,
Lucia Berta


























