How To Get Things Done!
Bekerja dari rumah menjadi hal yang baru untuk beberapa orang yang sudah terbiasa bekerja di kantor dengan jam kerja yang tetap. Produktivitas selama di kantor tetap terjaga karena sedikitnya gangguan atau distraksi yang dihadapi selama bekerja. Bagaimana sekarang ketika harus bekerja dari rumah? Gangguan di rumah tentunya banyak banget, mulai dari rasa malas (pengennya nempel terus sama kasur), mainan hape, atau mungkin harus mengurus anak, mengerjakan pekerjaan rumah dan masih banyak lagi. Lalu tiba-tiba malamnya sebelum tidur kita merasa sangat capek dan kurang produktif.
Bagi orang yang sudah terbiasa bekerja dari rumah, hal itu sudah pernah dirasakan, dan sekarang sudah bisa mengatasinya karena sudah tahu benar caranya. Aku juga termasuk dalam kelompok orang yang bekerja di rumah bahkan sebelum terjadi pandemi ini. Awalnya sangat sulit menghilangkan gangguan karena berasal dari diriku sendiri. Iya, malas dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
Sistem kerjaku tidak pernah terpatok pada waktu atau bisa dibilang tidak memberikan batasan jam kerja karena bisa saja tiba-tiba di malam hari (di luar jam kerja) aku harus mengurus sesuatu yang sangat penting (nasib jadi freelancer, ya kan). Nah kalau tidak ada jam kerja bagaimana aku bisa menyelesaikan semua pekerjaanku?
Breaking down the goals into actionable steps
Cara yang berhasil dan sering kugunakan adalah dengan memecah-mecah tujuan menjadi langkah-langkah kecil yang bisa dikerjakan dengan mudah tiap harinya. Aku kasih contoh, misalnya minggu ini aku sedang mengerjakan project: membuat produk baru yaitu notes mini. Aku lalu breakdown hal-hal kecil yang harus kukerjakan untuk membuat notes mini, dan bikin to do list tiap harinya untuk menyelesaikan hal-hal kecil itu.
Project minggu ini: bikin notes mini
To do list hari Senin:
- beli kertas untuk sampul dan isi notes
- mendesain sampul notes
To do list hari Selasa:
- kirim desain sampul dan bahan notes ke toko printing
To do list hari Rabu:
- cek hasil cetak notes mini
dan seterusnya.....
Dengan mengerjakan langkah-langkah kecil yang bisa kita kerjakan terlebih dahulu itu membuat kita lebih fokus dan bersemangat karena berhasil mengerjakan salah satu dari beberapa langkah untuk membuat notes mini. Tentu dengan mengerjakan secara konsisten akan lebih baik daripada ingin sekalian dikerjakan dari awal sampai akhir dalam satu hari tetapi waktu mau memulainya saja sudah merasa malas dan akhirnya menunda-nunda, jadinya nggak selesai tepat waktu deh.
Image by annmariephotography from Pixabay
Do the hardest task first (kerjakan tugas yang susah dulu)
Sebenarnya langkah ini masih berhubungan dengan langkah sebelumnya. Dengan mengerjakan tugas yang susah terlebih dahulu dan berhasil menyelesaikannya akan membuat kita menjadi percaya diri untuk dapat menyelesaikan tugas berikutnya yang lebih mudah.
Set your productive time (atur waktu produktif kamu)
Kita mungkin tidak bisa mengurangi gangguan selama berada di rumah tetapi kita bisa memilih waktu yang cocok untuk mengerjakannya, atau waktu dimana kita merasa bisa produktif. Contohnya, aku terbiasa untuk mengerjakan tugas pada malam hari karena bisa lebih berkonsentrasi setelah semua pekerjaan di rumah beres.
Jauhkan hape selama bekerja
Godaan paling besar selama bekerja di rumah adalah scrolling, mainan hape! Yuk selama bekerja kita jauhkan dulu dari jangkauan. Memang bukan hal yang mudah untuk beberapa orang yang sudah kecanduan. Rasanya penasaran terus pengen nengok media sosial, ya nggak? Nah kalau begitu saatnya kita mengubah kebiasaan itu. Belajar untuk fokus mengontrol diri sendiri, jangan sampai malah terbalik, hidup kita yang dikontrol oleh media sosial.
Selamat mencoba ya!
Cheers,
Lucia Berta

0 comments