Kebiasaan Positif dari Bermunculannya Tren Bulk Store di Jogja
Populernya kampanye tentang eco green, zero waste, cinta lingkungan, recycle, dan teman-temannya itu, membuat banyak orang semakin sadar dan memanfaatkan popularitas tema itu untuk mengedukasi masyarakat melalui bulk store. Apa itu bulk store? Bulk store adalah konsep toko grosir yang ramah lingkungan. Kenapa menjadi ramah lingkungan? karena tidak menggunakan plastik baik untuk pengemasannya maupun wadah untuk membawa belanjanya pulang, jadi pembeli diharuskan membawa wadah sendiri untuk membungkus barang yang dibelinya. Wow repot juga ya? Hmm nggak juga sih kalau memang sudah terbiasa, apalagi untuk beberapa bulk store juga ada yang memiliki pelayanan meminjamkan atau menjual wadah (yang bukan merupakan plastik kresek), yang bisa dipakai pembeli.
Jogja sendiri sudah mulai bermunculan toko dengan konsep bulk store ini. Aku menemukan ada enam toko, ada Peony Eco House, Viavia Bakery, Aromatics Store Bakery, Ranah Bhumi, Peppermint Natural & Organics, dan Kitasuka Jogja. Biasanya selain mengusung konsep zero waste, mereka juga lebih memilih menjual produk yang sehat, organik, dan berasal dari local maker. Aku pribadi sangat menyukai keberadaan bulk store karena banyak kebiasaan positif yang bisa kita dapat.
Sustainable Habit
Aku jadi mulai mengurangi penggunaan plastik kresek perlahan-lahan untuk hal yang bisa diganti dengan wadah lain. Beberapa temanku pun malah sudah berhasil mengaplikasikan zero waste dalam kehidupan sehari-harinya. Mereka biasanya sudah memikirkan untuk membawa wadah setiap mau membeli sesuatu, dan memilih produk yang dibungkus kertas atau daun daripada plastik. Kalau hal itu kita biasakan, maka nggak akan terasa repot, dan hidup kita akan terasa lebih baik karena bisa berpartisipasi mengurangi sampah.
Mindful Shopping
Menjadi lebih bijak dan terkontrol untuk berbelanja, mana yang memang dibutuhkan, dan mana yang hanya sebatas emosional saja. Aku terkadang terlalu bahagia jajan micin tiap ke mini market, beberapa snack micin kuambil tanpa berpikir kalau itu berlebihan, siapa yang akan makan nanti? Lalu belum lagi kalau kita lagi pengen belanja karena butuh sesuatu, pas sampai mini market eh kelupaan barang yang kita butuhkan karena tertarik dengan barang lain yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Atau rencananya mau beli barang A tetapi pulang-pulang bawa A, B, C, D, E dst. Nah berbeda ketika kita akan berbelanja ke bulk store, dimana kita sudah menyiapkan wadah yang kita bawa sesuai keperluan barang yang mau kita beli, sampai disana akhirnya rencana untuk untuk beli yang kita butuhkan terlaksana dengan lancar, kecuali memang akhirnya tetep nggak tahan mau beli yang lain hehe, tapi setidaknya kan porsinya bisa dikurangi karena keterbatasan wadah belanja.
Bagaimana dengan kalian, lebih memilih belanja di swalayan biasa atau jadi ingin mencoba berbelanja di bulk store?
Kredit: foto-foto di Ranah Bhumi ini aku ambil dari web: beritabaik.id karena aku lupa foto pas mampir :( trus mau main lagi ke Ranah Bhumi eh malah ada musibah corona. But, anyway, semoga musibah corona cepat berlalu jadi bisa jalan-jalan lagi dan belanja lagi :)
Cheers,
Lucia Berta
Bagaimana dengan kalian, lebih memilih belanja di swalayan biasa atau jadi ingin mencoba berbelanja di bulk store?
Kredit: foto-foto di Ranah Bhumi ini aku ambil dari web: beritabaik.id karena aku lupa foto pas mampir :( trus mau main lagi ke Ranah Bhumi eh malah ada musibah corona. But, anyway, semoga musibah corona cepat berlalu jadi bisa jalan-jalan lagi dan belanja lagi :)
Cheers,
Lucia Berta



0 comments