4 Hal Yang Perlu Diketahui Dalam Berkebun

by - 9:13 PM

Tepatnya bulan Februari aku mulai berkebun di rumah. Dari yang awalnya kupakai sebagai hobi dan sarana melepas stres, sekarang menjadi kegiatan ambisius yang kujadikan sebagai gaya hidup baruku. Pertama kalinya aku menanam, hal yang kupikirkan saat itu adalah yang penting tanahnya subur, pasti bisa tumbuh sendiri dengan baik. But wait, setelah tanaman mulai tumbuh besar ternyata ada banyak hal yang harus dipikirkan juga, seperti harus memupuk agar tumbuh lebih subur lagi dan berbuah lebat, ketika terserang hama serangga dan siput harus memikirkan cara untuk membasminya secara alami, memahami karakter tanaman yang cocok untuk musim dan cuaca tempat tinggal kita, dan masih banyak lagi. 

urban farming selama pandemi covid

Belajar lewat Youtube, baca artikel tentang menanam, baca buku tentang bercocok tanam, tanya-tanya teman yang juga suka menanam, kepoin pekebun kota (urban farmer) atau komunitas kolektif yang memberikan edukasi menanam setiap harinya, akhirnya itu semua kulakukan demi menjawab semua permasalahan yang muncul. 

Dari semua pengetahuan yang aku pahami dan praktikkan, akhirnya aku bisa merangkum 4 hal penting yang perlu diketahui dalam berkebun (kalaupun sudah terlanjur berkebun tapi melewatkan hal ini pun nggak papa sih karena aku juga telat memahaminya, tapi kita bisa secara perlahan memperbaiki dan menambah kekurangan informasi kita). Penting untuk diingat, mungkin beberapa pekebun yang lebih senior dibanding aku memiliki rangkuman yang berbeda, mungkin mereka punya lebih banyak hal yang harus diperhatikan. Nggak jadi masalah sih, bisa kita tambahkan saja, ya nggak? :)

sawi selada bibit tanaman yang mudah ditanam

Tanam sayuran daun yang mudah dulu untuk pemula (contoh: sawi, kangkung, bayam, dll)
Beberapa orang bilang, tanam cabe dan tomat cocok untuk pemula, tapi buatku dua tanaman itu agak tricky nanti pas tumbuh karena hama kutu putih dan hama yang menyebabkan daun cabe menjadi keriting akan datang dengan cepatnya dan bikin kalian pusing bagaimana cara mengatasi hama tersebut (meskipun nanti di daftar selanjutnya akan terjawab caranya), ujung-ujungnya malah kapok menanam. Tetapi jika kalian berhasil menanam sayuran daun dan bisa panen, kalian akan lebih bersemangat dan percaya diri untuk menanam tanaman jenis lainnya. Bukankah itu bisa menjadi awal yang bagus?

Nah, buatku tanaman sayur daun termasuk mudah untuk ditanam, memang akan masih ada hama menyerang seperti ulat dan siput tetapi aku masih bisa atasi daripada kutu putih yang ada di tanaman tomat, cabe, dan terongku :(

menjadi pekebun di masa pandemi covid 19

Siapkan kompos organik
Kalian ingin menanam secara organik? ya komposnya harus yang organik juga alias tidak berasal dari zat kimia yang berbahaya. Kompos sangat penting dalam bercocok tanam karena memberikan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Kompos membuat tanah menjadi sehat, dan tanah yang sehat ini menjadi penting apalagi saat tanaman terserang hama. Nutrisi yang ada di dalam tanah akan membantu tanaman mengatasi si hama, sehingga hama pergi dan tanaman menjadi sehat kembali. Sama seperti daya imun tubuh kita bukan? kalau diibaratkan, kompos ini bisa menambah imun tanaman tersebut.

Selain kita bisa membeli kompos di toko-toko bahan pertanian, kita juga bisa membuatnya sendiri lho. Caranya mudah dan murah, kita tinggal mengumpulkan sampah daun kering yang biasa tergeletak manja di halaman rumah kita atau dengan mengumpulkan sampah dapur seperti sisa batang sayur bayam, cangkang telur, kulit bawang merah dan bawang putih, kulit-kulit sayuran dan masih banyak lagi. Sampah dapur dan sampah daun kering itu kita jadikan satu dan simpan, kalau mau dijadikan pupuk organik cair bisa langsung diberi air lalu simpan beberapa minggu/bulan, kalau mau dijadikan kompos bisa diberi tanah, sekam, atau kompos lama lalu disimpan. Kalian bisa cari banyak infomasi membuat kompos ini secara online. Aku juga mulai membuat kompos sendiri, dan keuntungan yang kudapat selain irit, aku menjadi lebih memperhatikan untuk memilih dan memilah sampah. 

Menanam dengan sistem tumpang sari
Awal berkebun aku memutuskan untuk hanya menanam sayur saja, tetapi hal tersebut ternyata salah. Aku ternyata juga butuh tanaman bunga untuk menarik lebah, kupu-kupu sehingga bisa membantu penyerbukan tanaman buah, lalu untuk mengusir hama datang aku juga butuh tanaman rimpang seperti jahe, kunir, kunyit, temulawak untuk melindungi tanaman sayur kita dari hama yang tidak tahan baunya. Nah disini akhirnya aku sadar bahwa kita butuh menanam lebih dari satu jenis tanaman (pertanaman campuran) pada satu area lahan bertanam kita atau dikenal dengan istilah tumpang sari. Tanaman sayur, buah, bunga, apotik hidup semuanya merupakan satu kesatuan yang bisa memberikan manfaat pada satu sama lainnya. Kalaupun belum bisa menanam semua itu karena keterbatasan lahan, nggak jadi masalah kok, mungkin bisa ada 1-2 "perwakilan" dari beberapa jenis tersebut seperti yang aku miliki sekarang juga sudah cukup.

FYI, info tambahan yang menarik untuk aku beritahukan juga, yaitu sepertinya tanaman bunga favorit para pekebun adalah marigold (bunga tahi ayam) karena selain bisa menarik lebah, kupu-kupu, dan serangga lainnya, serta mengusir hama lewat baunya yang tidak disukai, kata salah satu pekebun panutanku, si marigold ini juga bisa mengatasi hama yang ada di akar (dalam tanah) tanaman yang ada disebelahnya. Salah satu bunga yang wajib ditanam bukan? aku akhirnya juga menanam banyak bibit marigold hahaha.

tanaman apotik hidup dan bunga wajib ditanam

Selanjutnya yang paling akhir tapi nggak kalah penting adalah mengerti karakteristik setiap tanaman dan jangan memaksakan.
Ketika kalian membeli benih, usahakan untuk membaca informasi pada bungkus benihnya atau mencari informasi terlebih dahulu tentang tanaman yang akan kalian tanam. Hal ini penting karena setiap tanaman memiliki karateristik dan kebutuhan yang berbeda-beda, misalnya ada yang suka dengan air yang banyak, ada yang senang di cuaca yang dingin, dan masih banyak lagi. Kalau kita tahu karakteristik mereka, itu akan memudahkan kita dalam merawatnya. Jangan sampai juga kita memaksakan tanaman tersebut untuk tumbuh di lingkungan/area yang bukan menjadi habitat tanaman tersebut. Aku ingat ada pekebun senior yang aku suka dan sering kepoin proses berkebunnya, dia mencoba memaksa untuk menanam bunga tulip dari Belanda di Indonesia, ya mungkin bisa sih tumbuh tapi yang dia perlihatkan akhirnya nggak maksimal hasilnya, kulihat juga repot untuk merekayasa perawatannya agar cocok dengan kondisi di Indonesia, seperti perawatan yang juga dilakukan oleh pekebun senior tersebut, yaitu dengan menaruhnya di dalam kulkas, menggunakan media tanam yang khusus, dan masih banyak lagi. Nah, kalau belum mau ribet mending cari tanaman yang lain deh, kan masih banyak juga tanaman cantik yang ada di Indonesia. Akan tetap kalau mau bereksperimen atau mencoba biar nambah ilmu ya silakan saja :)

Bagaimana sudah tertarik untuk berkebun? atau buat yang sudah berkebun, adakah yang kalian lewatkan dari 4 hal tersebut? Selamat berkebun ya!


Cheers,
Lucia Berta

You May Also Like

4 comments

  1. Postingannya sangat bermanfaat, pengen bercocok tanam untuk kebutuhan sehari-hari apalagi kondisi seperti sekarang. Tapi karena saya cuma tinggal di kosan jadi mau menanam yang mudah dulu yaitu daun bawang. Semoga nanti bisa coba tanam yang lain. Semangat menanam yah !!

    www.chocodilla.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh kebalikan dong, daun bawang aku malah gagal melulu, dan belum mau coba menanam lagi hahaha

      Delete
  2. hai... saya juga suka menanam dan sedang berusaha menjadikan gaya hidup juga. hehe bahasa kerennya urban farming ya? aku udah coba di atas sudah naik kelas ke cabe dan tomat. btw buat kutu putih cabe dan tomat musuh alaminya lady burd. kepik warna merah totol totol itu lho. kalau sudah kena langsung potong ja daunnya yg terinfeksi.

    itu namanya penasaran. hahah~~ tidak mau kalah dengan alam. saya juga lagi penasaran sama stroberry. tumbuh sih tapi gak berbuah besar, kalaupun berbuah paling jadi kutil. kecil banget. masih tetap penasaran.

    btw kembangnya bunga tahi kucing di keringkan di jemur jadikan teh bagus juga lho buat tubuh.


    ulimayang

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh stroberi aku gagal terus, belum tau cara merawatnya :D thanks infonya

      Delete