Jualan di Etsy, Worth It Nggak Sih?

by - 9:37 PM

Semuanya dimulai dari : ternyata selama ini aku punya akun di Etsy! Jadi dulu aku sempat bikin akun Etsy di tahun 2014 untuk menjual majalah indie-ku yaitu Folksy Magazine. Nah, akan tetapi majalahku itu semua artikelnya memakai bahasa Indonesia, bukan bahasa Inggris, jadi sempat aku tunda jualan disitu dan membuat website sendiri yaitu folksypress.com untuk berjualan. Seiring tahun, sampai akhirnya Folksy Magazine juga sudah tutup/gulung tikar, aku masih nggak ngeh/lupa. Aku baru ingat saat aku cek email yang sudah lama banget. Awalnya sih pingin dibiarin aja karena sudah nggak punya produk/barang yang mau dijual saat itu, tapi setelah dipikir-pikir dan melihat Etsy yang sekarang aku jadi berubah pikiran. "Lho bisa nih jualan produk digital, dan lumayan juga!", akhirnya aku buka akun Etsy-ku untuk jualan.

Balik dulu sebelum meneruskan ceritaku, aku mau kasih penjelasan tentang apa sih Etsy itu? Etsy adalah marketplace luar negeri seperti Ebay, Amazon, atau kalau di Indonesia ada Shopee, Bukalapak, Tokopedia. Bedanya, Etsy ini fokusnya ke handmade dan vintage, sehingga Etsy sangat digemari oleh para crafter atau maker atau kolektor atau pecinta barang lawas di seluruh dunia. 

jualan-di-etsy-worth-it-nggak


Gratis nggak sih join Etsy? Gratis dong BIKIN AKUN sama BUKA TOKO-nya! Masalah bayar-bayarnya nanti di penjelasan ;)

Oke lanjut dulu ya sekarang, karena untuk tahu cara bikin akun di Etsy dan cara buka tokonya bisa kalian cari di Google, sudah ada semuanya. Banyak juga Etsy seller (panggilan penjual di Etsy) yang dari Indonesia juga bikin video di Youtube yang topiknya tentang Etsy dari A sampai Z.

Desember 2020 aku mulai membuka toko Etsy secara resmi dengan menjual produk digital yaitu stiker, memo pad, kartu ucapan, dan art print. Kebetulan memang aku suka merchandise ilustrasi gitu. Nah awalnya aku jual produknya Folksy Press, dan dua bulan nggak ada yang terjual. Kupikir, it's okay, mungkin karena masih dua bulan jadi belum ada yang kenal, atau belum menemukan pasarnya. Sambil terus jualan aku juga belajar dan mencari tahu kenapa sih susah jualan di Etsy, dan akhirnya aku menemukan beberapa video tentang tips berjualan di Etsy yang dibikin oleh seller Etsy dari luar negeri. Rata-rata mereka kasih tips yang hampir sama, yaitu: banyakin listing produk, tulis kata kunci yang lebih spesifik, perhatikan SEO, dan share akun Etsy kita ke semua media sosial. Setelah kuperiksa sepertinya strategiku salah, sainganku untuk produk yang mirip dengan Folksy itu banyak banget dan mereka juga sudah punya pembeli loyal. Oke akhirnya aku tutup lagi sementara akun Etsy-ku dan mulai dari awal lagi. Aku cari produk yang lebih spesifik karena aku ingin coba "memancing di kolam yang kecil" saja biar nggak banyak saingan. Bulan Februari 2021 aku ganti nama toko, bukan lagi Folksy Press, dan tidak lagi menjual produknya Folksy. Aku benar-benar bikin produk baru lagi dong, yang aku juga suka dan sampai bulan Maret ini aku sudah bisa menjual 3 produk :) Belum seberapa sih tapi sudah bikin happy banget. 

Ceritanya belum selesai sampai disitu ya karena belum menjawab pertanyaan di judul artikel ini. Itu tadi baru "pemanasan", sekarang proses selama berjualannya akan kuceritakan juga. Ada beberapa crafter yang aku temukan di Youtube, mereka membuat video tentang keluh kesah berjualan di Etsy. Mereka bilang jualan di Etsy itu rugi, nggak worth it karena kita dikenai banyak potongan biaya dari Etsy, sehingga keuntungan bersihnya cuma sedikit. Bahkan nggak sedikit juga teman-teman crafterku yang tutup toko karena hal itu. Iya, bisa dibilang itu benar sekali. Aku sempat kaget (karena aku dari awal malas baca tentang potongan-potongan biaya di Etsy :p ), ada potongan biaya yang akan dikenakan untuk kita dari awal kita upload produk (atau namanya add listing), trus nanti kalau produk kita terjual, kita juga akan dipotong biaya transaksi plus pajak (ppn 10%), dipotong juga auto renew listing plus pajak (ppn 10%), dipotong lagi untuk processing fee plus pajak (ppn 10%), nah kalau produknya bukan digital dan butuh dikirim pakai pos maka nanti akan dipotong lagi biaya shipping plus pajak (10%), sampai nanti ditransfer ke rekening kita dipotong lagi untuk biaya deposit 28.000 rupiah (fiuuuh...banyak banget kan). Oh ya gara-gara masalah ini aku sempat berdiskusi sama Ajeng Poyeng yang sama-sama jualan produk digital di Etsy. Dia akhirnya bikin artikel khusus perhitungan biaya di Etsy nih yang bisa jadi patokan kita untuk menentukan harga. Baca artikelnya Ajeng disini: Berapa dan apa saja biaya dan Pajak di Etsy (digital listing).

Apakah sudah menjawab pertanyaannya? Eits belum dong, aku mau kasih penjelasan lagi tentang plus dan minusnya berjualan di Etsy selama 4 (empat) bulan yang aku jalani. Tentunya 4 bulan belum ada apa-apanya, dan mungkin bisa berubah ya tapi tetap kuceritakan untuk memberikan tambahan informasi.

Plus (enaknya) jualan di Etsy:
1. Bisa jualan produk digital, jadi nggak perlu print produk dan kirim lagi. Sangat bikin irit dan nggak ribet karena pembeli nanti tinggal download sendiri, akan otomatis dikasih file digital kita setelah selesai membayar.
2. Bisa memiliki pasar yang luas karena pembeli dari berbagai negara
3. Traffic-nya Etsy kenceng banget di Google (nanti akan kujelaskan keuntungannya ya)
4. Kalau sudah dapat pasar yang sesuai niche akan kelarisan banget (bisa terus-terusan)
5. Produk handmade yang kalian jual akan lebih dihargai 

Minus (nggak enaknya) jualan di Etsy:
1. Banyak potongan biaya (seperti yang sudah aku sampaikan ya)
2. Saingan banyak karena penjual Etsy berasal dari berbagai negara, jadi harus pinter-pinter cari celahnya
3. Kalau kalian jualan produk yang harus dikirim, pengiriman dari Indonesia ke luar negeri itu termasuk mahal. Memang untuk ongkir (biaya kirim) ditanggung sama pembeli, tetapi pasti ada juga pembeli yang akan mikir lagi kalau harga produk kita malah lebih murah daripada biaya kirimnya

Oke, sampai di jawaban dari pertanyaan: jualan di Etsy, worth it nggak sih? Kalau aku pribadi sih tergantung dari kita sendiri, tujuan atau visi dan misi bisnis kita apa. Apakah kita mau mencoba berjualan untuk pasar luar? atau sudah senang jualan di Indonesia saja? Siap nggak kalau kita coba Etsy? dll.

Perlu diketahui juga kalau:
- Traffic Etsy itu kencang di pencarian Google, dan kita bisa menggunakan keuntungan itu untuk menjaring pasar (kalau memang selanjutnya kita akan menyasar pasar Internasional), kalau sudah punya/dapat pasarnya, kita bisa pelan-pelan bikin website sendiri dan mengarahkan konsumen loyal kita untuk membeli produk lewat website kita sendiri. Ini strategi yang aku juga lihat di beberapa Etsy seller.

- Jualan di Etsy itu jangan dijadikan pendapatan utama untuk sementara kalau dirasa Etsy kita belum terlalu rame/menguntungkan. Buatku walaupun terjual 2-3 produk lumayanlah dapat receh-receh buat nambahin uang jajan, sambil menyiapkan strategi bikin website sendiri. 

Kalau mau diseriusin gimana? Bisa! kan banyak juga seller yang sukses jualan di Etsy. Kalau begitu, kita harus mau bekerja keras, nggak putus asa, dan banyak belajar dari seller senior yang sudah lebih berpengalaman. 

Mau mulai mencoba buka toko di Etsy? Harus dong biar nambah pengalaman. Selamat mencoba ya, kalau ada yang mau ditanyakan bisa langsung komen di artikel ini :) 

NOTE: Kalau kalian mau coba buka toko di Etsy, aku punya tawaran menarik nih, aku bagi-bagi 40 listings GRATIS buat kalian. Lumayan kan jadi nggak harus bayar listing sebesar $0.2 x 40 listings. Caranya gampang saja, klik link DISINI ya untuk membuka toko pertama kalian :) Dan harap diingat kalau kalian sudah harus siap untuk membuat toko ya, kalau hanya sampai di step mendaftar membuat akun, listing tersebut tidak bisa dipakai.

Cheers,
Lucia Berta



You May Also Like

22 comments

  1. Hai mbak, aku follower di IG, makanya sampai kesini heheee. Makasih banget loh udah ditulis. Skrg jadi paham mengapa produk jahit ( aku crafter jahit) yg aku biasa jual di shopee dibawah 20rb di etsy bisa sampai diatas 100rb. Tapi aku tetap pengunjung setianya sih meski belum pernah jual beli karena berkat etsy kepercayaan diriku selalu ter-boosting. Disitu handmade dihargai banget, nggak ngejar produk se-perfect buatan pabrik atau konveksi. Emosi yg ada di tiap produk kelihatan, misalnya lagi sedih jahitannya mencong dikit padahal nggak kenal sama crafternya heheee.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, iya handmade dihargai bgt di Etsy, dan kita jg jd belajar unt menghargai karya kita jg kan 😊. Sukses selalu untuk shop kamu yaaa

      Delete
  2. aku baru tau soal etsy ini kak. wah baca ini jadi tergerak untuk jualan, sepertinya worth it sekali. terimakasih infonya kak

    ReplyDelete
  3. Makasih kak informasinya, berhubung aku baru tahu jadi aku mau nyoba buat akun dulu hehe

    ReplyDelete
  4. Saya udah lama tau etsy, cuma buat cuci mata atau cari-cari inspirasi.
    Btw sekarang di Indonesia juga udah ada loh market place yang khusus untuk produk handmade, namanya "moselo". Ada website dan aplikasi di HP. Bisa jual ilustrasi/stiker2 juga di moselo.

    ReplyDelete
  5. Hai ka, saya tertarik buka etsy store, tpi entah kenapa saat register akun ada kendala dan tulisanny "there's a problem on our end... ". Gimana solusinya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga, sori baru sempat jawab. Aku sempat dapat juga seperti itu, kemungkinan adanya error di pihak Etsy atau IP address kamu pernah bermasalah. Kamu bisa email ke support@etsy.com untuk cari tahu kenapa nggak bisa register dan nanti akan dijelasin untuk register lagi. Semoga jawabannya membantu :)

      Delete
  6. Kalau masalah pajak/bea cukai gitu gimana kak? :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yang aku tahu tiap aktivitas dan produk yg terjual sudah otomatis dikurangi pajak 10% oleh Etsy. Jadi yg kita terima sudah pendapatan bersih

      Delete
  7. Halo mbak, salam kenal ya... Maaf saya mau tanya, kalau misal kita jual produk digital di etsy kemudian ada orang yg beli lalu mencetak produk tsb, lalu dijual dalam bentuk produk cetakan, itu gimana ya? Boleh ga? Soalnya saya lihat ada orang yg jual produk cetakan tapi sumbernya dari produk digital etsy. Makasih ya sudah berkenan menjawab :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga. Maksudnya produk kita dijual lagi oleh orang lain? setahu aku ya, itu tergantung penjualnya. Di Etsy ada penjual yang kasih ijin untuk bisa dijual lagi dan ada yang tidak kasih ijin dijual lagi (dia pakai copyright untuk menjaga produknya), mereka biasanya tulis/cantumkan keterangan tersebut sekalian di caption produk. Kalau belum tercantum bisa tanyakan melalui message ke penjual. Biasanya memang untuk produk digital tertentu seperti desain untuk sablon kaos atau stiker, mereka ada yg mengijinkan untuk dijual lagi dalam bentuk produk fisik.

      Delete
  8. Halo kak, salam kenal yaa. Thank you untuk sharingnya, kebetulan saya baru mau mulai berjualan di etsy. Saya ingin tanya lebih dalam perihal shipping..

    Jujur bingung karena saya harus tulis biaya shipmentnya untuk bisa memasang produk. Bagaimana kita bisa tau biaya shipmentnya berapa kak? Saya cek rate di DHL hitungan indonesia ke amerika itu di kitaran jutaan :') Apakah itu benar nominal yg perlu saya masukan dalam listing? Boleh sharing pengalaman kakak?

    Berikutnya apabila kita mendapatkan order, apakah kita perlu mengatur shipmentnya sendiri ke DHL / FedEx ?

    Terima kasih yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Leora, untuk shipping aku juga dapat beberapa tips dari teman-teman yang berjualan di Etsy. Selama ini mereka hanya menggunakan jasa Pos Indonesia layanannya bernama EMS (Express Mail Service), untuk besaran biaya shippingnya ke beberapa negara bisa dilihat di websitenya Pos Indonesia, dan termasuk lebih murah daripada DHL. Jadi nanti waktu kamu mau listing/upload produkmu pasti muncul biaya shipping yang harus kamu isi, jenis layanan pengiriman dan shippingnya mau ke negara mana aja.

      Nah cara ngisinya kalau dirasa ribet banget harus cek satu-satu biaya tiap negara di web Pos Indonesia kamu bisa akalin dengan melakukan ini:
      cek seller di etsy yang dari Indonesia yang juga berjualan produk setipe produkmu, lalu dicontek saja biaya shippingnya yang sudah mereka bikin. Pelajari info shipping seller2 Indonesia yg sdh byk terjual.

      Lalu kalau ingin terlihat shipping costnya nggak lbh mahal drpd produk agar customer tertarik beli, kamu bs akalin:
      menambahkan harga produkmu dan mengurangi harga shipping. Seakan-akan shipping cost murah, tp sbnrnya kamu tetap bayar biaya shipping itu ditambah/diambil dari harga produk. Jadi harga produk yang dinaikin itu akan dipakai buat menutup kekurangan biaya shipping

      2 tipsku ini dr kumpulan tmn2 ya, nggak saklek, yg penting coba aja dlu krn pengalaman shipping pertama kali mgkn bs ada kesalahan tp itu akan jd pengalaman berharga dan bikin kamu tambah ngerti gimana buat ngakalinnya. Selamat mencoba ya

      Delete
    2. Halo kak, terima kasih banyak ya untuk penjelasannya yg sangat mendetail! Ga nyangka dapat tips tambahan juga dari kakak :') Info dari kakak sangat amat membantu, sukses selalu yaa untuk kakak!

      Delete
  9. hai kak, terima kasih buat sharingnya yaa! Aku mau tanya nih kaa, kalau buat akun untuk jualan di etsy harus pakai email pribadi atau email toko aja bisa yaa (informasi seperti tanggal lahir berbeda dengan identitas pribadi)? Lalu, kalau bikin dua atau lebih toko bisa pakai email dan identitas pribadi (KTP, kartu kredit) yang sama ngga ya? Terima kasih kak sebelumnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo juga, oke aku jawab satu persatu ya:
      1. harus email pribadi atau toko? bisa keduanya, aku pakai 2 email pribadi krn nggak py email toko.
      2. informasi tgl lahir berbeda dg identitas pribadi? hmm apakah ini maksudnya pakai email toko tp nanti isi datanya pakai identitas pibadi? kalau kyk gitu nggak papa kok, dan memang mending pakai data pribadi sesuai ktp krn nanti jg akan diminta foto ktp pas kamu daftar. Hal ini mencegah biar nggak disuspend jg
      3. kalau mau buka lebih dari 2 toko? bisa kok pakai identitas yg sama (nama, tgl lahir, ktp, alamat rumh) sampai kartu kredit yg sama. Yang harus beda hanya email yang nanti dipakai. Produk yg akan kamu jual untuk 2 toko itu jg harus berbeda macamnya ya karena kalau sama aja nanti akan kena suspend, misalnya kalau toko pertama kamu jual barang A dan toko kedua kamu juga jual barang A (dengan kata lain sama-sama jual barang yang sama) itu nggak boleh

      Semoga bisa terjawab ya, selamat mencoba :)

      Delete
  10. Hello kak, mo nanya. di Indonesia ini orang yg punya nama 1 kata saja kan banyak. Saya salah satu yg punya nama 1 kata saja (misalnya "Rudi"). Gimana bisa daftar bikin account dgn 1 nama tanpa last name?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, memang sbnrnya Etsy harus menggunakan last name ya, nah untuk tips yang hanya punya first name kamu bisa menuliskan di kolom nama dengan diikuti spasi dan simbol titik, contohnya seperti ini: Rudi .

      Gimana cara taunya kalau itu bisa berhasil? Jadi kalau kamu mengisi isian yang tidak sesuai nanti dibawah sendiri akan muncul otomatis tulisan warna merah dari Etsy yang mengatakan kalau salah, kalau ketika kamu menuliskan kata yang benar (sesuai) maka tulisan warna merah itu nggak muncul dan kamu bisa melanjutkan mengisi kolom berikutnya. Ketika menuliskan kata: Rudi . dan tidak muncul kata warna merah dibawahnya berarti tidak jadi masalah dan kita bisa melanjutkan mengisi kolom berikutnya. Simbol titik (.) dibelakang nama kita juga tidak berpengaruh apa-apa untuk informasi rekening kok jadi aman :) Semoga membantu dan selamat mencoba!

      Delete
    2. Thank you kak atas sarannya. Akan saya coba.

      Delete
  11. Hai kak, kemarin sempet mau buka si tapi kayaknya nyantumin website ya KK, sedang kan q tak punya web untuk produkq nyari yg gratis Lum Nemu 😅,trs waktu ngisi shipping cost emang agak bingung, nanti qcoba lagi.makasi sharingnya

    ReplyDelete