About Grateful

by - 1:27 PM

Hari ini untuk pertama kalinya aku bisa bikin combro yang enak. Kangen banget rasanya ingin makan combro yang biasa aku beli di depan swalayan Indomaret di Jalan Sisingamangaraja Jogja, tapi apa daya, sudah lama sekali penjual combronya tidak lagi mangkal disitu. Usut punya usut, si ibu yang jualan sudah tidak ada yang membantu berjualan lagi jadi sudah capek kalau mau meneruskan jualan sendiri. Weits, kok malah cerita masalah combro? haha tapi memang gara-gara combro ini aku jadi punya bahan diskusi di kepalaku yang akhirnya mau aku tulis menjadi artikel di blog hari ini.

Aku secara tidak sadar ternyata sering mendokumentasikan setiap "pencapaian kecilku" yang menyenangkan, salah satunya seperti berhasil bikin combro ini. Dari situ pemikiranku tentang: "bagaimana agar bisa selalu bersyukur?" seakan mulai terlihat lebih jelas. Klise banget ya kalau kita diberikan nasihat untuk harus bersyukur tiap hari, atau mungkin mempertanyakan, bagaimana sih caranya bersyukur? Mudah diucapkan tetapi tidak mudah dijalankan. Apalagi jika kita disuruh bersyukur ketika sedang mengalami bad days, yang ada malah bilang: nggak ada sedikitpun hal dalam hidupku yang bisa membuatku bersyukur!!! (dengan tanda seru yang banyak). Apa kalian juga akan mengatakan hal yang sama denganku? Belum lagi kalau kita memiliki jiwa kompetitif dengan orang lain, selalu saja ada hal yang kita perbandingkan, dan bikin iri kalau tiap hal terjadi tidak sama dengan yang kita harapkan. Jadi, bagaimana sih caranya bersyukur??

about-grateful

Mendengar kata "bersyukur" itu saja sudah terasa sangat berat, karena sebagai manusia, kita selalu merasa ada yang kurang terus. Tetapi mungkin rasa "selalu kurang terus" dan merasa "selalu tidak beruntung" itu bisa kita minimalisir. Alih-alih fokus pada "harus bersyukur" tetapi praktik dalam kesehariannya selalu gagal, bagaimana kalau kita fokus melakukan hal ini saja, dan kita lakukan lebih sering (kalau bisa sih dijadikan sebagai kebiasaan).

Stop membandingkan dengan orang lain
Sebaik apa kehidupan kita dari orang lain, aku tetap tidak suka membandingkannya. Mungkin beberapa orang selalu bilang, "harus bersyukur dengan hidup kita, kita masih diberi ...... dibanding dengan dia yang ......". No! Stop!! Membandingkan hal tersebut tidak benar. Setiap orang memiliki struggle sendiri-sendiri. Hal baik dan buruk seseorang itu berbeda-beda, tidak ada takaran/ukuran buruk atau sangat buruk, baik atau sangat baik, dan tidak bisa dibandingkan dengan kata "mendingan kita daripada". Semua orang mau nggak mau ya harus menjalani itu semua.

Mendokumentasikan pencapaian kita
Pada masa pandemi ini aku banyak belajar sesuatu yang baru, dari berkebun sampai memasak. Dari setiap pencapaian kecil sampai (bisa kubilang) besar selalu aku dokumentasikan. Misalnya, berhasil bikin combro enak (lagi-lagi disebut haha), sempat melihat dan memotret awan berwarna cantik saat sore menjelang malam (yang aku tampilkan fotonya disini), tanaman tomatku berbuah, sampai hal seperti jalan-jalan ke gang kecil di Jogja nemu spot yang cantik macam di luar negeri (yang fotonya juga aku tampilkan disini). Semua hal yang membuat bahagia itu aku sebut sebagai pencapaianku, sekecil apapun. Keuntungan dengan mendokumentasikannya, tanpa kita sadari ketika kita melihat ulang foto-foto itu, banyak hal yang ternyata masih bisa kita syukuri sekaligus menjadi pengingat dan semangat saat kita sedang mengalami hari buruk.

about-grateful


Tuliskan perasaanmu 
Saat mengalami hari yang buruk, aku selalu tumpahkan pada selembar kertas. Apa yang kualami dan rasakan. Setelah itu aku baca-baca lagi. Nah, saat membacanya selalu ada hal yang lalu aku pikirkan, yaitu misalnya "oh iya ya, untung ....", "oh iya ya, kalau aku nggak gitu, pasti ....". Semua hal buruk yang terjadi akhirnya menjadi bahan evaluasi. Terkadang kalau suasana hati kita sedang tidak baik, pasti kita tidak bisa berpikir jernih dan bijaksana, dengan menuliskan semua hal yang dirasakan lalu membacanya lagi saat hati sudah membaik tentu akan membuat perubahan besar pada pemikiran kita. 

Enjoy the little things
Hidup bukanlah sebuah kompetisi, dan kita harus selalu ingatkan itu pada diri sendiri. Setiap orang punya waktunya sendiri untuk tumbuh dan berkembang, jadi nikmati saja ketika hari kita sedang baik maupun buruk. Seperti quote yang aku temukan dari Instagram Lunch Lady magazine ini:

about-grateful

Nggak papa kok kalau tidak bisa mengatasi hal buruk yang ada diluar kendali kita, tetap jalani dan nikmati saja, atau bisa aku bilang juga: "Life isn't about waiting for the storm to pass, it's about learning to dance in the rain".


Cheers,
Lucia Berta


You May Also Like

0 comments